LBIPU menyelenggarakan rapat koordinasi dengan seluruh dosen pengampu mata kuliah umum (MKWK) dan SETP (Standardized English Test Praparation) atau Bahasa Inggris 2 dalam rangka persiapan kegiatan perkuliahan semester genap tahun ajaran 2024-2025. (6/7/2025) Koordinasi ini dibuka oleh Ketua LBIPU, Dr. Dwi Haryanti, M.Hum., yang menyampaikan beberapa agenda, antara lain evaluasi perkuliahan semester gasal dan persiapan semester genap untuk mata kuliah Bahasa Inggris dan MKWK.
Kabid Pengembangan Pembelajaran Bahasa LBIPU, Dr. Aryati Prasetyarini, M.Pd., melanjutkan pemaparan hasil evaluasi pembelajaran Bahasa Inggris dan masalah yang dihadapi dalam persiapan ujian agar tidak terulang di masa mendatang. Hasil survei yang ditayangkan diperoleh dari https://survey.ums.ac.id/ dan g form yang dibagikan kepada mahasiswa. Hasil dari survey adalah sebagai berikut.
- Pertanyaan tertutup
- Dosen Sebagian besar sudah menjelaskan kegiatan ETP termasuk kontribusi nilai kepada mahasiswa (95%)
- Materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan (98%)
- Kemampuan mengajar (sangat baik 70%, baik 30%)
- Sumber belajar (satu sumber 60%, dua sumber 20%, lebih dari dua sumber 20%)
- Menggunakan TI (sudah 88,5%, tidak menggunakan 11,5%)
- Pertanyaan terbuka
Adapun saran yang diberikan kepada para dosen melalui pertayaan terbuka adalah sebagai berikut:
- Semoga pelajaran eap dan etp semakin inovatif dan kreatif
- semua sudah bagus dan terstruktur dengan baik
- Masukkan untuk pelaksanaan EAP ke depannya supaya materi lebih relevan dan up-to-date. Sesuaikan materi dengan perkembangan terbaru di bidang yang dipelajari, serta gunakan contoh-contoh nyata agar lebih mudah dipahami.
- Mungkin saat melakukan pembelajaran ETP dapat menggunakan feedback berbasis video recording, di mana mahasiswa bisa melihat perkembangan pengucapan mereka. Kemudian, mengadakan English Day atau Language Immersion Camp untuk membiasakan mahasiswa berkomunikasi dalam bahasa Inggris.
- diadakan ice breaking agar tidak mengantuk
- umpan balik yang lebih terperinci dan konstruktif setelah tugas dan ujian, sehingga kami dapat memahami kekuatan dan area yang perlu diperbaiki.
- Cukup baik, mungkin saat ujian speakernya terkadang kurang jelas
- Dosen nggak pernah ngadain tatap muka, menyebabkan materu yang disampaikan sulit untuk mahasiswa pahami
- Diharapkan ketepatan waktu dari dosen ataupun tutor dan mungkin lebih banyak pembahasan soal soal agar mahasiswa tidak kaku dalam mengerjakan soal soal ujian
Sementara itu, Kabid Pengembangan MKWK, Drs. Agus Budi Wahyudi, M.Hum., menyoroti tantangan dalam berkoordinasi dengan dosen di beberapa program studi. Proses penempatan dosen MKWK di beberapa program studi masih dalam tahap koordinasi, sehingga di beberapa prodi belum dapat dilakukan penempatan dosen pengajar MKWK.
Selanjutnya, dalam koordinasi ini juga diadakan Penguatan AI Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang dipimpin oleh Dr. Imron Rosyadi, M.Ag. Beliau menekankan pentingnya akhlak dalam meningkatkan profesionalisme kerja, serta menyampaikan tentang Gerakan Muhammadiyah sebagai suatu gerakan yang mengimplementasikan nilai-nilai keislaman.
Pada akhir sesi, Kabid Pengembangan Pelayanan Bahasa, Dr. Abdillah Nugroho, M.Hum., memaparkan persiapan UMS menuju World Class University, menekankan kedisiplinan dalam bekerja serta pentingnya penggunaan teknologi untuk melayani seluruh pemangku kepentingan di UMS.

